CATATANSENJANEWS.COM | Porprov Sulawesi Utara XII resmi ditutup oleh Gubernur Sulawesi Utara 2025, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE (YSK), Senin (24/11) di Stadion Klabat Manado.
Event olahraga terbesar di Bumi Nyiur Melambai tersebut berakhir dengan Kota Manado keluar sebagai juara umum. Dimana, Penutupan Porprov tahun ini juga disertai pengumuman penting. Yakni, Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov XIII pada tahun 2027.
Keputusan itu disampaikan langsung Gubernur di hadapan ribuan atlet, ofisial, dan penonton yang memadati stadion.
Top Leader inipun menyampaikan rasa bangga dan syukur atas suksesnya penyelenggaraan Porprov yang berlangsung selama kurang lebih 11 hari.
“Pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas berkat dan penyertaan-Nya, kita semua dapat berkumpul di Stadion Klabat ini dalam keadaan sehat, di penghujung seluruh rangkaian Porprov Sulawesi Utara,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet yang telah berjuang mati-matian membela daerah masing-masing, serta kepada panitia yang berhasil menjalankan tugas dengan baik.
“Kami sangat bangga karena seluruh cabang olahraga dapat diselenggarakan dengan lancar, dan tidak ada laporan cedera berat. Yang saya dengar justru semangat luar biasa dari masing-masing kontingen,” ungkapnya.
Dia menyoroti atmosfer keakraban antar atlet yang tetap menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus memberi penegasan Porprov hanyalah permulaan.
Setelah itu, Dirinya memerintahkan KONI, serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk segera bersiap menghadapi event-event besar tingkat nasional, salah satu agenda terdekat, yaitu Pekan Olahraga Beladiri Nasional 2026 yang akan digelar di Manado, di mana Sulut dipercaya sebagai tuan rumah.
“Saya ingin kita semua memiliki satu cita-cita: pada event nasional nanti, Sulawesi Utara harus masuk 10 besar! Pemerintah akan memfasilitasi. Saya siap bertanggung jawab untuk mempersiapkan kalian menjadi juara, Sulut juga akan menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga nasional lainnya seperti biliar, panahan, dan tinju. Gubernur meminta seluruh Cabor menyeleksi atlet terbaik, bahkan mendatangkan pelatih dari luar negeri jika diperlukan,” ulasnya.
Gubernur mengajak seluruh pihak untuk mengevaluasi penyelenggaraan dan prestasi setiap daerah demi persiapan menyongsong Porprov berikutnya.
“Dalam pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Bagi yang kalah, jangan patah semangat. Bagi yang menang, jangan sombong, karena besok kalian bisa dikalahkan,” pesannya.
Pada momentum tersebut, ia secara resmi mengumumkan bahwa Porprov XIII tahun 2027 akan digelar di Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
“Terima kasih kepada Bupati Minahasa dan Wali Kota Tomohon yang telah bersedia menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Tak lupa Jebolan Baret merah Kopassus itupun mengungkapkan bahwa selama Porprov berlangsung, sosok inipun rutin mengunjungi berbagai venue pertandingan.
“Setiap hari saya datang ke 5 sampai 6 venue, dari pagi sampai malam. Itu semua saya lakukan karena saya mencintai olahraga dan saya mencintai kalian para atlet Sulawesi Utara,” ucapnya menutup sambutan.
Dengan berakhirnya Porprov Sulut XII dan Kota Manado ditetapkan sebagai juara umum, Gubernur menegaskan bahwa semangat olahraga harus terus menyala sepanjang tahun.
“Porprov XII bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga tonggak lahirnya bibit-bibit atlet baru yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sulawesi Utara di tingkat nasional. Porprov XII telah selesai, tetapi perjalanan prestasi olahraga Sulut baru saja dimulai,” tutupnya.